KEKUASAAN DAN PENGARUH
Definisi kekuasaan menurut para ahli
1.
Walterd Nord
Kekuasaan ialah suatu kemampuan agar dapat mempengaruhi
aliran energi dan juga dana yang tersedia agar dapat mencapai suatu tujuan yang
tidak sama dan secara jelas dari tujuan yang lainnya.
2. Rusel
Mengatakan, Pengertian Kekuasaaan merupakan suatu produksi dari akibat yang
diinginkan.
3.
Harold D. Laswell dan Abraham Kaplan
SUMBER-SUMBER KEKUASAAN
1.
Kekuasaan yang bersumber pada kedudukan
a.
Kekuasaan formal atau Legal (French & Raven 1959)
Contohnya komandan tentara, kepala
dinas, presiden atau perdana menteri.
Kendali atas sumber dan ganjaran
(French & Raven 1959)
Majikan yang menggaji
karyawannya, pemilik sawah yang mengupah buruhnya, kepala suku atau
kepala kantor yang dapat memberi ganjaran kepada anggota atau bawahannya.
b.
Kendali atas hukum (French & Raven 1959)
Kepemimpinan yang didasarkan pada rasa
takut. Contohnya perman-preman yang memunguti pajak dari pemilik toko. Para
pemilik toko mau saja menuruti kehendak para preman itu karena takut mendapat
perlakuan kasar. Demikian pula anak kelas satu SMP yang takut pada senior
kelas3 yang galak dan suka memukul sehingga kehendak seniornya itu selalu
dituruti.
c.
Kendali atas informasi (Pettigrew, 1972)
Siapa yang menguasai informasi dapat
menjadi pemimpin. Contohnya orang yang paling tahu jalan diantara serombongan
pendaki gunung yang tersesat akan menjadi seorang pemimpin. Ulama akan menjadi
pemimpin dalam agama. Ilmuan menjadi pemimpin dalam ilmu pengetahuan.
d.
Kendali ekologik (lingkungan)
Sumber kekuasaan ini dinamakan juga
perekayasaan situasi .
• Kendali atas penempatan
jabatan.
Seorang atasan atau manager mempunyai
kekuasaan atas bawahannya karena ia boleh menentukan posisi anggotanya.
• Kendali atas tata lingkungan.
Kepala dinas tata kota berhak
memberi izin bangunan. Orang-orang ini menjadi pemimpin karena kendalinya
atas penataan lingkungan.
2.
Kekuasaan yang bersumber pada kepribadian.
Berasal dari sifat-sifat pribadi.
a.
Keahlian atau keterampilan (French & Raven 1959)
Contohnya pasien-pasien di rumah sakit
menganggap dokter sebagai pemimpin karena dokterlah yang dianggap sebagai ahli
untuk menyembuhkan penyakitnya.
b.
Persahabatan atau kesetiaan (French & Raven 1959)
Sifat dapat bergaul, setia kawan atau
setia kepada kelompok dapat merupakan sumber kekuasaan sehingga seseorang
dianggap sebagai pemimpin. Contohnya pemimpin yayasan panti asuhan dipilih
karena memiliki sifat seperti Ibu Theresa.
c.
Karisma (House,1977)
Ciri kepribadian yang menyebabkan
timbulnya kewibawaan pribadi dari pemimpin juga merupakan salah satu sumber
kekuasaan dalam proses kepemimpinan.
3.
Kekuasaan yang bersumber pada politik
a.
Kendali atas proses pembuatan keputusan (Preffer & Salanick, 1974)
Ketua menentukan apakah suatu
keputusan akan di buat dan dilaksanakan atau tidak.
b.
Koalisi (stevenson, pearce & porter 1985)
Ditentukan hak dan wewenang untuk
membuat kerjasama dalam kelompok.
c.
Partisipasi (Preffer, 1981)
Pempimpin yang mengatur pastisipasi
dari masing-masing anggotanya.
d.
Institusionalisasi
Pempimpin agama menikahkan suami
istri. Notaris atau hakim menentapkan berdirinya suatu perusahaan.
DEFINISI PENGARUH
1.
Pengertian Pengaruh Menurut Wiryanto. Pengaruh
merupakan tokoh formal mauoun informal di dalammasyarakat, mempunyai ciri lebih
kosmopolitan, inovatif, kompeten, dan aksesibel dibanding pihak yang
dipengaruhi
2.
Pengertian Pengaruh Menurut Bertram Johannes Otto
Schrieke. Pengaruh merupakan bentuk dari kekuasaan yang tidak dapat diukur
kepastiannya.
3.
Pengertian Pengaruh Menurut Albert R. Roberts &
Gilbert. Pengaruh adalah wajah kekuasaan yang diperoleh oleh orang ketika
mereka tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan.
JENIS-JENIS PENGARUH
Jenis-jenis spesifik
perilaku yang digunakan untuk mempengaruhi dapat dijadikan jembatan bagi
pendekatan kekuasaan dan pendekatan perilaku mengenai kepemimpinan. Sejumlah
studi telah mengidentifikasi kategori perilaku mempengaruhi yang proaktif yang
disebut sebagai taktik mempengaruhi, antara lain :
* Persuasi Rasional
Pemimpin
menggunakan argumentasi logis dan bukti faktual untuk mempersuasi pengikut.
* Permintaan
Inspirasional
Pemimpin
membuat usulan yang membangkitkan entusiasme pada pengikut.
* Konsultasi
Pemimpin
mengajak partisipasi pengikut dalam merencanakan sasaran, aktivitas atau
perubahan yang untuk itu diperlukan dukungan dan bantuan pengikut.
* Menjilat
Pemimpin
menggunakan pujian, rayuan, perilaku ramah-tamah, agar pengikut berada dalam
keadaan yang menyenangkan atau mempunyai pikiran yang
menguntungkan pemimpin tersebut sebelum meminta sesuatu.
* Permintaan Pribadi
Pemimpin
menggunakan perasaan pengikut mengenai kesetiaan dan persahabatan terhadap
dirinya ketika meminta sesuatu.
* Pertukaran
Pemimpin
menawarkan suatu pertukaran budi baik, memberi indikasi kesediaan untuk
membalasnya pada suatu saat nanti, atau menjanjikan bagian dari manfaat bila
pengikut membantu pencapaian tugas.
* Taktik
Koalisi
Pemimpin
mencari bantuan dari orang lain untuk mempersuasi pengikut.
* Taktik Mengesahkan
Pemimpin
mencoba untuk menetapkan validitas permintaan dengan menyatakan kewenangan, hal
itu adalah konsisten dengan kebijakan, peraturan, praktik atau tradisi organisasi.
* Menekan:
Pemimpin
menggunakan permintaan, ancaman, seringnya pemeriksaan, atau
peringatan-peringatan terus menerus untuk mempengaruhi pengikut melakukan apa
yang diinginkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar