Nama : Ivo RianArofa
Kelas :
3PA15
NPM : 15514559
Contoh Kasus :
Seorang anak bernama Tuti mencoba mengikuti ujian
masuk universitas ternama di luar kota. Tuti sudah belajar setiap hari namun
saat adanya pengumuman Tuti dikabarkan tidak keterima masukujian tersebut. Tuti
pun merasa frustasi dan membenci dirinya sendiri. Menurut Tuti semua usahanya
dan kemampuannya selama ini sia-sia. Dia menjadi malas dan tidak mau ikut ujian
di kampus lain dia merasa pasrah dan patah semangat untuk mengikuti ujian lagi.
Disini Tuti sudah memiliki pikiran Irasional bahwa
dirinya tidak akan pernah bisa masuk Universitas atau Kampus yang diinginkan.
Disini terapis bisa menggunakan terapi dari Relatif emotional therapy yaitu
teknik emotif yaitu assertive adaptive yaitu dengan cara melatih, mendorong,
dan membiasakan klien untuk secara terus-menerus menyesuaikan dirinya dengan
tingkah laku yang diinginkan. Latihan-latihan yang diberikan lebih bersifat
pendisiplinan diri klien agar klien tidak malas dan mempunyai semangat untuk
belajar kembali dan berusaha masuk universitas kembali. Ada teknik lain juga
yang bisa digunakan yaitu dengan teknik behavioristik ini adalah teknik
reinforcement teknik ini untuk mendorong klien ke arah tingkah laku yang lebih
rasional dan logis dengan jalan memberikan pujian verbal (reward) ataupun
hukuman (punishment). teknik ini dimaksudkan untuk membongkar sistem nilai dan
keyakinan yang irrasional pada klien dan menggantinya dengan sistem nilai yang
positif.
Dengan memberikan reward ataupun punishment, maka
klien akan menginternalisasikan sistem nilai yang diharapkan kepadanya. Contoh
puji klien saat dia mau belajar dengan baik dan tidak malas dan jangan ragu
untuk memberi hukuman agar klien tau kalo membuat salah itu wajar dan dia harus
mencoba lagi juga tidak gampang menyerah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar