gunadarma

gunadarma

Sabtu, 01 November 2014

review kelompok 2 KONSEPSI ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSASTRAAN

Pendekatan Kesusastraan
Ilmu Budaya Dasar pada kali ini berkaitan dengan budaya yang ada dalam keseharian dan budaya bangsa. Ada istilah Humanities yang berasal dari bahasa latin yaitu, manusiawi, berbudaya, dan halus. Istilah Humanities berkaitan dengan cabang-cabang ilmu lainnya seperti filsafat, teologi, seni, dan cabang-cabangnya termasuk sastra, sejarah, cerita rakyat, dsb.
Sastra adalah karya, sama posisinya seperti karya-karya yang lain, seperti Cerpen, Puisi, lukisan, patung, Musik, Seni peran, dan apa saja yang merupakan hasil dari proses penciptaan.Sastra juga dapat didefinisikan sebagai rasa cinta terhadap ciptaan Tuhan. Seni pada mulanya adalah proses dari manusia, dan oleh karena seni bisa dilihat dalam intisari ekspresi dari kreatifitas manusia
Budaya yang dihubungkan dengan Prosa
Prosa adalah cerita karangan yang juga dapat diartikan sebagai bentuk cerita, atau prosa kisahan yang mempunyai pameran, lakuan, peristiwa dan alur yang dihasilkan oleh imajinasi. Prosa lama meliputi :
·         Dongeng adalah Cerita Khayal yang tidak benar-benar terjadi.
·         Hikayat adalah Cerita yang sulit diterima akal, merupakan cerita karangan, namun memiliki pesan dan amanat didalamnya.
·         Sejarah adalah kKejadian di Masa Lampau yang memang benar terjadi
Prosa baru Meliputi :
·         Kisah adalah sebuah naratif yang seringkali dibedakan dari cerita.
·         Cerpen adalah Suatu bentuk prosa naratif nan fiktif, cenderung padat dan langsung pada tujuannya,
·         Novel adalah Karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif, biasanya berbentuk cerita.
·         Biografi adalah Keterangan dan kisah tentang kehidupan seseorang
·         Otobiografi adalah Biografi yang ditulis oleh Subjeknya.

Contoh Kasus :
            Prosa sangat berkaitan dengan Kebudayaan, karena Prosa diterjemahkan menjadi cerita rekaan, contohnya adalah dongeng, cerita dongeng tergolong cerita yang diceritakan secara turun temurun .


Nilai Nilai dalam Prosa Fiksi
Prosa fiksi dalah prosa yang mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra, nilai-nilai diantaranya adalah :
1.      Memberikan wawasan, yang diperoleh pembaca adalah pengetahuan tentang nilai – nilai prosa fiksi.
2.      Memberikan inforrmasi, yang di peroleh pembaca bukan hanya wawasan tapi juga informasi yang banyak dari berbagai tokoh prosa fiksi di dunia.
3.      Memberikan kesenangan, selain memberikan wawasan dan informasi juga dapat memberikan kesenangan pembaca yang di selilingi dengansejarah zaman dahulu kala.
4.    Memberikan warisan, dapat di berikan kepada cucu – cucu kita untuk bekal mereka nanti dalam mendalami prosa fiksi tersebut.




Budaya yang dihubungkan dengan Puisi
Puisi adalah tulisan karya ekspresi pengalaman jiwa penyair mengenaiKehidupan Manusia, Alam, dan Tuhan melalui media bahasa yang Artistik dan Estetik, yang secara padu dan utuh dipadatkan kata – katanya.
Kreativitas penyair dalam membangun puisinya yang meliputi sebagai berikut :
1.     Figura bahasa adalah perkataan yang merujuk kepada model-model aksi watak-watak.
2.     Kata – kata yang bermakna ganda adalah kalimat yang mengandung dua makna,Contoh : Sumbangan kedua sekolah itu telah kami terima,
pertama, ada dua kali sumbangan yang diberikan oleh sekolah itu; atau
kedua
, ada dua sekolah yang menyumbang.
3.     Kata – kata berjiwa adalah kalimat yang memiliki suatu kehidupan yang membangkitkan semangat pembaca. Contoh : "Hanya mereka yang berani gagal dapat meraih keberhasilan
4.     Kata – kata yang sudah diberi nilai-nilai, rasa, dan asosiasi-asosiasi tertentu adalah kata –kata konotatif.

Alasan – alasan yang mendasari penyajian puisi adalah
1.     Hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia.
2.     Puisi dan keinsyafan/kesadaran individual.
3.     Puisi dan keinsyafan/kesadaran sosial.














Tidak ada komentar:

Posting Komentar