A. Pengertian Harapan
Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan ,berarti manusia itu mati dalam hidup. orang yang akan meninggal sekalipun mepunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. harapan tersebut tergantung pada pengetahuan ,pengalaman,lingkupan hidup,dan kemampuan masing-masing.Agar harapan terwujud ,maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh .Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi : sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi . Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.
B. APA SEBAB MANUSIA MEMPUNYAI HARAPAN?
Menurut kodratnya manusia itu adalah makhluk sosial. Seriap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu pergaulan hidup,yakni ditengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Ada dua hal yang mendorong orang bergaul dengan manusia lain,yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup. Dorongan kodrat . Kodrat ialah sifat,keadaan, atau pembawa alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh tuhan. Budi ialah akal ,kemampuan untuk memilih.Dengan budinya manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk mana yang benar dan mana yang salah ,dan dengan kehendaknya manusia dapat memilih.Dengan kodrat ini maka manusia mempunyai harapan.
C. Sebab Manusia Mempunyai Harapan?
1. Dorongan Kodrat \
2. Dorongan kebutuhan hidup
D. Pengertian Doa
Menurut kami Doa adalah sebuah tempat untuk meminta,bersyukur, berkomunikasi kepada Tuhan Yang Maha Esa .Dalam berdoa kita memiliki hak istimewa untuk berbicara, memohon ,kepada yang maha kuasa.
E. Kepercayaan
Kepercayaan berasal dari kata percaya ,artinya mengakui atau meyakini akan kebenaran. Kepercayaan adalah hal-hal yang berhubungan dengan pengakuan atau keyakinan akan kebenaran.
F. Kepercayaan Dan Usaha Untuk Meningkatkannya.
Menurut pandangan dalam bidang logika kebenaran memiliki pengertian yang tidak jauh berbeda yaitu menyesuaikan kesamaan pemahaman antara keputusan dengan objek yang diketahui dengan benar-benar terbukti (kebenaran logis) .Kebenaran logis disebut juga kebenaran objektif dan kebenaran etis juga disebut kebenaran subjektif.
gunadarma
Jumat, 23 Januari 2015
manusia dan kegelisahan (kel 9)
A. Kegelisahan
Kegelisahan berasal dari kata gelisah,yang berarti tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang,tidak sabar,cemas. Tidak lain dari semua itu adalah reaksi natural psikologis dan phisiologis akibat ketegangan saraf dan kondisi-kondisi kritis atau tidak menyenangkan. Pada masing-masing orang terdapat reaksi yang berbeda dengan yang lain,tergantung faktor-faktornya,dan itu wajar. Kegelisahannya merupakan salah satun ekspresi kecemasan. Karena itu dalam pengertian sehari-hari kegelisahan juga diartikan kecemasan,kekhawatiran ataupun ketakutan.
Macam-macam kegelisahan :
1.Kegelisahan negatif
kegelisahan yang berlebih-lebihan / yang melewati batas. Seperti kegelisahan dalam menanti-nanti sesuatu yang tidak jelas atau tidak ada.
2.Kegelisahan positifi
kegelisahan dalam arti yang baik digunakkan sebagai kesadaran yang dapat menjadi sprit dalam memecahkan banyak permasalahan ,sebagi tanda peringatan,kehati-hatian dan kewaspadaan terhadap bahaya-bahaya atau hal-hal yang datang secara tak terduga.ia juga merupakan kekuatan dalam menghadapi kondisi-kondisi baru dan dapat membantu dalam beradaptasi.
B. Sebab orang gelisah
gelisah itu timbul karena kita merasa takut tidak bisa mengerjakkan kjewajiban kita sehingga takut pula untuk kehilangan haknya.
C. Usaha-usaha mengatasi kegelisahan
Pertama-tama yaitu kita harus bersikap tenang b.
kedua, cara terbaik menyelesaikan masalah adalah dengan mencari akar masalah.
ketiga, bisa dengan jalan inropeksi
keempat, konsultasi
kelima,berpikir logis
keenam, berserah diri kepada Tuhan
D. Keterasingan
keterasingan berasal dari kata terasing,dan kata itu adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri ,tidak dikenal, sehingga kata terasing berarti ,tersisihkan dari pergaulan ,terpisahkan dari yang lain ataupun terpencil.Jadi kata terasing berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan ,terpencil atau terpisah dari yang lain.
@ Keterasingan disebabkan oleh dua faktor ,yaitu :
- Faktor intern, faktor yang berasal dari dalam diri sendiri seperti merasa berbeda dengan orang lain,rendah diri dan bersikap apatis dengan lingkungan.
- Faktor ekstern,yaitu faktor yang berasal dari luar diri.faktor ini pun biasanya bersumber pada faktor yang pertama.
E. Kesepian
Definisi umum dari kesepian adalah "sendirian", tidak ada yang menemani (alone). Sebenarnya ,kesepian bukan sekedar kondisi "sendiri" ,tapin lebih condong ke 'rasa' . Jadi kesepian (loneliness) itu berbeda dengan kesendirian (being alone)
@ Dampak kesepian
Beberapa studi menunjukkan adanya kaitan antara kesepian dan isolasi dari kehidupan sosial dengan beragam macam penyakit fisik,kanker ,penyakit jantung, peradaban hingga gangguan daya tahan tubuh. Kesepian membuat level cortisol dan tekanan darah menjadi kacau dan reaksi berlebihan yang menimbulkan stress..
1. Tingkatkan rasa percaya diri.
2. Bergabung dengan beberapa kegiatan dan komunitas.
3. Bertemab dengan orang yang punya sikap dan menganut nilai yang sejalan dengan anda.
4.belajar untuk lebih banyak mendengarkan dari pada berbicara.
5.keluarlah dari kamar dan lakukan kegiatan diruang publik meskipun tidak ada teman yang bisa menemani saat itu.
6. kadang kala kita merasa rindu bukan dengan orangnya saja tapi juga dengan kegiatan yang dilakukan bersama orang tersebut.
7. miliki binatang peliharaan
8. sediakan waktu untuk keluarga
9.pergunakan waktu luang anda untuk mempelajari keahlian baru.
F. Ketidakpastian
Ketidakpastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu.
@ Sebab-sebab terjadi ketidakpastian
1. Obsesi
2. Phobia
3 kompulasi.
4.Histeria
5. Delusi
6. Halusinasi
7. Keadaan Emosi
Macam-macam kegelisahan :
kegelisahan yang berlebih-lebihan / yang melewati batas. Seperti kegelisahan dalam menanti-nanti sesuatu yang tidak jelas atau tidak ada.
2.Kegelisahan positifi
kegelisahan dalam arti yang baik digunakkan sebagai kesadaran yang dapat menjadi sprit dalam memecahkan banyak permasalahan ,sebagi tanda peringatan,kehati-hatian dan kewaspadaan terhadap bahaya-bahaya atau hal-hal yang datang secara tak terduga.ia juga merupakan kekuatan dalam menghadapi kondisi-kondisi baru dan dapat membantu dalam beradaptasi.
B. Sebab orang gelisah
gelisah itu timbul karena kita merasa takut tidak bisa mengerjakkan kjewajiban kita sehingga takut pula untuk kehilangan haknya.
C. Usaha-usaha mengatasi kegelisahan
Pertama-tama yaitu kita harus bersikap tenang b.
kedua, cara terbaik menyelesaikan masalah adalah dengan mencari akar masalah.
ketiga, bisa dengan jalan inropeksi
keempat, konsultasi
kelima,berpikir logis
keenam, berserah diri kepada Tuhan
D. Keterasingan
keterasingan berasal dari kata terasing,dan kata itu adalah dari kata dasar asing. Kata asing berarti sendiri ,tidak dikenal, sehingga kata terasing berarti ,tersisihkan dari pergaulan ,terpisahkan dari yang lain ataupun terpencil.Jadi kata terasing berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan ,terpencil atau terpisah dari yang lain.
@ Keterasingan disebabkan oleh dua faktor ,yaitu :
- Faktor intern, faktor yang berasal dari dalam diri sendiri seperti merasa berbeda dengan orang lain,rendah diri dan bersikap apatis dengan lingkungan.
- Faktor ekstern,yaitu faktor yang berasal dari luar diri.faktor ini pun biasanya bersumber pada faktor yang pertama.
E. Kesepian
Definisi umum dari kesepian adalah "sendirian", tidak ada yang menemani (alone). Sebenarnya ,kesepian bukan sekedar kondisi "sendiri" ,tapin lebih condong ke 'rasa' . Jadi kesepian (loneliness) itu berbeda dengan kesendirian (being alone)
@ Dampak kesepian
Beberapa studi menunjukkan adanya kaitan antara kesepian dan isolasi dari kehidupan sosial dengan beragam macam penyakit fisik,kanker ,penyakit jantung, peradaban hingga gangguan daya tahan tubuh. Kesepian membuat level cortisol dan tekanan darah menjadi kacau dan reaksi berlebihan yang menimbulkan stress..
1. Tingkatkan rasa percaya diri.
2. Bergabung dengan beberapa kegiatan dan komunitas.
3. Bertemab dengan orang yang punya sikap dan menganut nilai yang sejalan dengan anda.
4.belajar untuk lebih banyak mendengarkan dari pada berbicara.
5.keluarlah dari kamar dan lakukan kegiatan diruang publik meskipun tidak ada teman yang bisa menemani saat itu.
6. kadang kala kita merasa rindu bukan dengan orangnya saja tapi juga dengan kegiatan yang dilakukan bersama orang tersebut.
7. miliki binatang peliharaan
8. sediakan waktu untuk keluarga
9.pergunakan waktu luang anda untuk mempelajari keahlian baru.
F. Ketidakpastian
Ketidakpastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu.
@ Sebab-sebab terjadi ketidakpastian
1. Obsesi
2. Phobia
3 kompulasi.
4.Histeria
5. Delusi
6. Halusinasi
7. Keadaan Emosi
Manusia Dan Tanggung Jawab ( Kel. 8 )
Pengertian Tanggung Jawab.
Tanggung jawab sendiri menurut kamus besar Bahasa Indonesiaadalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatu serta menanggung akibatnya.
sedangkan definisi dari Tanggung Jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun tidak di sengaja. Tanggung Jawab timbul karena manusia hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Tanggung jawab sendiri bersifat kodrati artinya sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia.
Tanggung Jawab dapat di lihat dari 2 sisi yaitu dari pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain. Dari sisi yang berbuat harus menyadari akibat dari perbuatannya lalu memulihkan dalam keadaan yang baik seperti semula. Dari sisi pihak lain apabila si pembuat tidak mau bertanggung jawab, maka pihak lain lah yang memulihkan dengan baik.
Manusia merasa bertanggung jawab karena menyadari akibat dari perbuatannya dan menyadari bahwa pihak lain memerlukan pengorbanan.
Macam-Macam Tanggung Jawab
1. Tanggung Jawab Terhadap Diri sendiri.
Tanggung jawab sendiri menurut kamus besar Bahasa Indonesiaadalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatu serta menanggung akibatnya.
sedangkan definisi dari Tanggung Jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun tidak di sengaja. Tanggung Jawab timbul karena manusia hidup bermasyarakat dan hidup dalam lingkungan alam. Tanggung jawab sendiri bersifat kodrati artinya sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia.
Tanggung Jawab dapat di lihat dari 2 sisi yaitu dari pihak yang berbuat dan dari sisi kepentingan pihak lain. Dari sisi yang berbuat harus menyadari akibat dari perbuatannya lalu memulihkan dalam keadaan yang baik seperti semula. Dari sisi pihak lain apabila si pembuat tidak mau bertanggung jawab, maka pihak lain lah yang memulihkan dengan baik.
Manusia merasa bertanggung jawab karena menyadari akibat dari perbuatannya dan menyadari bahwa pihak lain memerlukan pengorbanan.
Macam-Macam Tanggung Jawab
1. Tanggung Jawab Terhadap Diri sendiri.
Tujuan dari tanggung jawab terhadap diri sendiri adalah memecahkan masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri.
2. Tanggung Jawab Terhadap Keluarga
setiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab terhadap keluarganya.
3. Tanggung Jawab Terhadap Masyarakat.
Manusia merupakan anggota masyarakat yang mempunyai tanggung jawab untuk melangsungkan hidupnya dalam bermasyarakat.
4. Tanggung Jawab kepada bangsa/ Negara
Warga negara harus bertanggung jawaab terhadap bangsa dan negaranya.
5. Tanggung Jawab Terhadap Tuhan.
Tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukuman-hukuman tuhan yang di tuangkan dalam berbagai kitab suci.
Pengabdian Dan Pengorbanan
Wujud tanggung jawab berupa pengabdian dan pengorbanan.
A. Pengabdian
→ perbuatan baik berupa pikiran, pendapat sebagaiwujud kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua di lakukan dengan tulus.
B. Pengorbanan
→ berasal dari kata korban atau kurban yang artinya persemmbahan. sehinggan pengorbanan menyatakan persembahan sehingga pengorbanan berarti pemberian yang menyatakan kebaktian.
Manusia & Pandangan Hidup ( Kel. 7 )
Menurut kamus umum bahasa indonesia susunan W.J.S Poerwadarminta, kata adil berarti tidak berat sebelah atau memihak manapun tidak sewenang-wenang. Sedangkan menurut istilah keadilan adalah pengakuan dan perlakukan yang seimbang antara hak dan kewajiban.
Keadilan menurut aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia, ada berbagai macam keadilan yaitu :
- Keadilan legal atau keadilan moral
- Keadilan distributive
- Keadilan komutatif
Kecurangan
Kekurangan atau curang identik dengan ketidak jujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar,. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya, atau orang itu memang dari hatinya sudah berbuat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan berusaha.
Beberapa faktor yang menimbulkan kecurangan, antara lain :
- Faktor ekonomi
- Faktor peradaban dan kebudayaan
- Teknis
Cara Masyarakat Mengomentari Ketidak adilan
Dalam seni banyak masyarkat indonesia mengomentari soal ketidak adilan hukum melalui karya-karyanya seperti puisi, lagu, film.
- Puisi
- Film
- Lagu
PEMBALASAN
Pembalasan adalah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang. Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat mendapat pembalasan yang bersahabat. Sebaliknya pergaulan yang penuh kecurigaan menimbvulkan balasan yang tidak bersahabat pula. Pada dasarnya, manusia adalah makhluk moral dan makhluk social. Dalam bergaul manusia harus mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu. Bila manusia berbuat amoral, lingkungannyalah yang menyebabkanya. Perbuatan amoral pada hakikatnya perbuatan yang melanggar atau memperkosa hak dan kewajiban manusia. Oleh karena itu manusia tidak menghendaki hak dan kewajibannya dilanggar atau diperkosa, maka manusia berusaha mempertahankan hak dan kewajibanya itu. Mempertahakn hak dan kewajiban itu adalah pembalasan.
KESIMPULAN
Keadilan meruapakan pengakuan dan perbuatan yang seimbang antara hak dan kewajiban, tidak semihak sebelah ataupun tidak sewenang-wenang.
Kejujuran berarti apa yang dikatakan seseorang itu sesuai dengan hati nuraninya dan kenyataan yang benar. Kecurangan apa yang dilakukanya tidak sesuai dengan hati nuraninya. Pembalasan suatu reaksi atas perbuatan orang lain, baik berupa perbuatan yang serupa ataupun tidak.
Menurut kamus umum bahasa indonesia susunan W.J.S Poerwadarminta, kata adil berarti tidak berat sebelah atau memihak manapun tidak sewenang-wenang. Sedangkan menurut istilah keadilan adalah pengakuan dan perlakukan yang seimbang antara hak dan kewajiban.
Keadilan menurut aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia, ada berbagai macam keadilan yaitu :
- Keadilan legal atau keadilan moral
- Keadilan distributive
- Keadilan komutatif
Kecurangan
Kekurangan atau curang identik dengan ketidak jujuran atau tidak jujur, dan sama pula dengan licik, meskipun tidak serupa benar,. Curang atau kecurangan artinya apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya, atau orang itu memang dari hatinya sudah berbuat curang dengan maksud memperoleh keuntungan tanpa bertenaga dan berusaha.
Beberapa faktor yang menimbulkan kecurangan, antara lain :
- Faktor ekonomi
- Faktor peradaban dan kebudayaan
- Teknis
Cara Masyarakat Mengomentari Ketidak adilan
Dalam seni banyak masyarkat indonesia mengomentari soal ketidak adilan hukum melalui karya-karyanya seperti puisi, lagu, film.
- Puisi
- Film
- Lagu
PEMBALASAN
Pembalasan adalah suatu reaksi atas perbuatan orang lain. Reaksi itu dapat berupa perbuatan yang serupa, perbuatan yang seimbang, tingkah laku yang serupa, tingkah laku yang seimbang. Pembalasan disebabkan oleh adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat mendapat pembalasan yang bersahabat. Sebaliknya pergaulan yang penuh kecurigaan menimbvulkan balasan yang tidak bersahabat pula. Pada dasarnya, manusia adalah makhluk moral dan makhluk social. Dalam bergaul manusia harus mematuhi norma-norma untuk mewujudkan moral itu. Bila manusia berbuat amoral, lingkungannyalah yang menyebabkanya. Perbuatan amoral pada hakikatnya perbuatan yang melanggar atau memperkosa hak dan kewajiban manusia. Oleh karena itu manusia tidak menghendaki hak dan kewajibannya dilanggar atau diperkosa, maka manusia berusaha mempertahankan hak dan kewajibanya itu. Mempertahakn hak dan kewajiban itu adalah pembalasan.
KESIMPULAN
Keadilan meruapakan pengakuan dan perbuatan yang seimbang antara hak dan kewajiban, tidak semihak sebelah ataupun tidak sewenang-wenang.
Kejujuran berarti apa yang dikatakan seseorang itu sesuai dengan hati nuraninya dan kenyataan yang benar. Kecurangan apa yang dilakukanya tidak sesuai dengan hati nuraninya. Pembalasan suatu reaksi atas perbuatan orang lain, baik berupa perbuatan yang serupa ataupun tidak.
Minggu, 28 Desember 2014
Ringkasan kelompok 5 IBD
Pengertian Penderitaan
penderitaan berasal dari kata dhra yaitu menahan atau menanggung yang berasal dari bahasa sansekerta. Penderitaan mengandung yang artinya menanggung atau menahan sesuatu yang tidak menyenangkan. Kasus-kasus penderitaan dapat kita temui disetiap sisi kehidupan. Berat ataupun ringannya suatu penderitaan setiap orang berbeda-berda tergantung lika-liku kehidupan orang tersebut. Dibalik penderitaan Tuhan telah menyisipkan seribu kebahagian untuk umatnya. Disetiap penderitaan selalu ada hikmah dibaik itu semua. Jadi kita sebagai manusia harus selalu bersabar dan selalu berdoa memohon kepada Tuhan agar dijauhi dari derita tersebut.
Hubungan Manusia dengan Penderitaan
Faktor-faktor yang mempengaruhi penderitaan itu adalah faktor internal dan faktor eksternal. Eksternal datangnya dari luar diri manusia sedangkan innternal berasal dari dlam diri manusia, faktor eksternal ini dapat dibedakan menjadi atas dua macam yaitu;
eksternal murni dan tidak murni. Eksternal murni adalah penyebab yang benar-benar berasal dari luar diri manusia yang bersangkutan. Penderitaan itu tidak bukan merupakan akibat ulah manusia yang bersangkutan.
A. Siksaan
Siksaan atau penyiksaan digunakan untuk merujuk pada penciptaan rasa sakit untuk menghancurkan hati korban.Segala tindakan yang menyebabkan penderitaan fisik maupun psikologis, yang sengaja dilakukan terhadap seseorang dengan tujuan intimidasi,balas dendam, hukuman, sadisme. Siksaan juga dapat dilakukan untuk introgasi untuk mendapatkan pengakuan.
Siksaan bersifat psikis :
Ø Kebimbangan
Ø Ketakutan
Ø Kesepian
Contoh siksaan:
1. Neraka, tentang neraka kita selalu ingat akan dosa. Juga terbayang di dalam ingatan kita akan siksaan yang amat sangat luar biasa, rasa sakit dan penderitaan yang hebat.
2. Rasa sakit, adalah rasa yang penderita rasakan akibat penyakit.
F. Kekalutan mental
Penderitaan batin dalam ilmu psikologi dikenal sebagai kekalutan mental. Secara lebih sederhana kekalutan mental adalah gangguan jiwa. Gejala permulaan bagi seseorang yang mengalami kekalutan mental adalah:
· Nampak pada jasmani yang sering merasakan pusing, sesak nafas, nyeri pada lambung.
· Nampak pada kejiwaannya dengan rasa cemas, ketakutan, patah hati, apatis, cemburu, dan mudah marah.
Tahap-tahap gangguan kejiwaan adalah:
· Gangguan kejiawaan nampak pada gejala-gejala kehidupan si penderita baik jasmani maupun rohani
· Usaha untuk mempertahankan diri dengan cara yang negative
· Kekalutan merupakan titik patah dan yang bersangkutan mengalami gangguan
Sebab-sebab timbulnya kekalutan mental:
· Cara pematangan batin yang salahdengan memberikan reaksi yang berlebihan terhadap kehidupan sosial
· Terjadi konflik sosial budaya
· Kepribadian yang lemah akibat kondisi jasmani atau mental yang kurang sempurna.
Penderita kekalutan mental banyak terdapat dalam lingkungan seperti:
· Orang yang terlalu mengejar materi
· Anak-anak muda usia
· Wanita
· Kota-kota besar
· Orang yang tidak mempunyai iman dan beragama (kafir)
Cara Mengatasi Penderitaan
Penderitaan dikatakan sebagai kodrat manusia, artinya sudah menjadi konsekwenksi manusia hidup. Bahwa manusia hidup di takdirkan bukan hanya untuk bahagia, melainkan juga menderita . Karena itu manusia hidup tidak boleh pesimis, yang menggangap hidup sebagai rangkaian penderitaan . Manusia harus optimis, ia harus berusaha mengatasi kesulitan hidup. Allah telah berfirman dalam surat arra’di ayat 11. Bahwa tuhan tidak akan merubah nasib seseorang kecuali orang itu berusaha merubahnya.
Penderitaan pasti pernah di alami oleh setiap individu. Namun, jika individu tersebut tidak mencoba berjuang untuk bangkit dari keterpurukan, hanya depresi dan ketakutan yang akan terus dirsakan. Tetapi jika ingin berjuang untuk bangkit dari keterpurukan atau tidak, itu tergantung dari yang mengalami penderitaan itu sendiri. Walaupun tidak mudah untuk bangkit dari penderitaan, namun jika terus berjuang, terus mencoba untuk bangkit pasti akan dapat terlepas dari dampak penderitaan tersebut.
Dan kita sebagai manusia tidak boleh putus asa atau pun mengeluh, kita harus bersikap optimis dan berfikiran positif, harus yakin bahwa semua penderitaan itu adalah tantangan dan kita harus berjuang melawan penderitaan itu dan yakin bahwa ada penderitaan dan lalu ada kebahagian. Maka kita sebagai manusia harus berjuang, selalu optimis dan berfikir positif. Oleh karena itu saat penderitaan sedang melanda di kehidupan kita janganlah kita berkeluh kesah melainkan banyak berdoa dan selalu berfikir secara positif karena di balik penderitaan akan selalu berbuah manis pada akhirnya.
Pengaruh Tejadinya Penderitaan
Orang yang mengalami penderitaan akan memperoleh pegaruh bermacam-macam dan sikap dalam dirinya. Sikap yang diperoleh dapat berupa sikap yang postif maupun sikap yang negative.
Dapat berupa kekecewaan, duka, kesedihan, kekacauan hati dan fikiran. Pengaruh penderitaan juga dapat berupa perubahan pola fikir seseorang, pola perilaku dan pandangan hidup seseorang. Masih banyak orang yang menganggap penderitaan hanyalah membawa dampak buruk atau pengaruh buruk bagi mereka, tanpa disadari jika mereka berusaha menggali makna dari penderitaan tersebut sebenarnya memiliki suatu arti berupa pelajaran bagi setiap individu tersebut..
Sikap positif adalah sikap optimis mengatasi penderitaan hidup, bahwa hidup bukanlah rangkaian penderitaan, melainkan perjuangan membebaskan diri dari penderitaan. Sikap positif misalnya kreatif, tidak mudah menyerah, dan selalu berusaha.
Sedangkan sikap negative adalah sikap pesimis dalam mengatasi penderitaan yang telah dialaminya. Sikap negative misalnya putus asa, penyesalan karena tidak bahagia, sikap yang selalu kecewa dan tidak ada usaha dalam hal apapun.
Minggu, 30 November 2014
Ringkasan Kelompok 4
Ringkasan Kelompok 4 Manusia dan Keindahan
A. Pengertian Manusia
Manusia adalah makhluk
ciptaan Allah SWT yang paling sempurna dibandingkan dengan makhluk lainnya,
karena manusia mempunyai akal dan pikiran untuk berfikir secara logis dan
dinamis, dan bisa membatasi diri dengan perbuatan yang tidak dilakukan, dan
kita pun bisa memilih perbuatan mana yang baik atau buruk untuk diri kita
sendiri. Selain itu dapat diartikan manusia secara umum adalah manusia sebagai
makhluk pribadi dan makhluk sosial. Karena
bukan hanya diri sendiri saja tetapi manusia perlu bantuan dari orang lain.
Maka sebab itu manusia adalah makhluk pribadi sekaligus makhluk sosial.
B. Pengertian Keindahan
Keindahan, sering
diutarakan kepada situasi tertentu, arti kata keindahan yaitu berasal dari kata “indah”, artinya bagus, permai, cantik, elok,
molek dan sebagainya. Keindahan identik dengan kebenaran, sesuatu yang indah
itu selalu mengandung kebenaran. Walaupun kelihatanya indah tapi tidak
mengandung kebenaran maka hal itu pada prinsipnya tidak indah. Keindahan atau keelokan merupakan
sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan
pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan. Dalam Kamus Besar
Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang,
cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari
estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang
ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan
dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
”
C. Hakikat dari Keindahan
Keindahan adalah susunan kualitas atau pokok
tertentu yang terdapat pada suatu hal yang disebut kesatuan (unity) keselarasan
(harmony) kesetangkupan (symmetry) keseimbangan (balance) dan pertentangan
(contrast).
Herbet Read merumuskan
bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan-hubungan bentuk yang terdapat
diantara pencerapan-pencerapan indrawi manusia. Filsuf abad pertengahan Thomas
Amuinos mengatakan bahwa keindahan adalah sesuatu yang menyenangkan bilamana
dilihat.
keindahan dibedakan
menjadi 3, yaitu :
1. Keindahan dalam arti luas. Menurut Aristoteles
keindahan sebagai sesuatu yang baik dan juga
menyenangkan,
2. Keindahan dalam arti estetik murni, yaitu pengalaman
estetik seseorang dalam hubungan dengan segala sesuatu yang diserapnya,
3. Keindahan dalam arti terbatas, yaitu yang menyangkut
benda-benda yang dapat diserap dengan penglihatan yakni berupa keindahan bentuk
dan warna.
N I L A I E S T E T I K
Nilai yang berhubungan dengan segala sesuatu yang tercakup dalam pengertian
keindahan disebut nilai estetik.
Masalahnya sekarang ialah : apakah nilai estetik itu? dalam bidang
filsafat, istilah nilai seringkali dipakai sebagai suatu kata benda abstrak
yang berarti kebethargaan (worth) atau kebaikan (goodness).
Nilai itu ada yang membedakan antara
nilai subyektif dan obyektif, Tetapi penggolongan yang penting ialah:
1. Nilai ekstrinsik yakni nilai yang sifatnya sebagai
alat atau membantu untuk sesuatu hal. Contohnya tarian yang disebut halus dan
kasar.
2. Nilai intrinsik yakni sifat baik yang terkandung di
dalam atau apa yang merupakan tujuan dari sifat baik tersebut. Contohnya pesan
yang akan disampaikan dalam suatu tarian.
Teori estetika
keindahan menurut Jean M. Filo dalam bukunya “Current Concepts of Art”
dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu :
1. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu bersifat
subjektif adanya, yakni karena manusianya menciptakan penilaian indah dan
kurang indah dalam pikirannya sendiri.
2. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan bersifat
objektif adanya, yakni karena keindahan itu merupakan nilai yang intrinsik ada
pada suatu objek.
3. Kelompok yang berpendapat bahwa keindahan itu
merupakan pertemuan antara yang subjektif dan yang objektif, artinya kualitas
keindahan itu baru ada apabila terjadi pertemuan antara subjek manusia dan
objek substansi.
D. Hubungan Manusia dengan Keindahan
Manusia
dan keindahan memang tak bisa dipisahkan sehingga kita perlu melestarikan
bentuk dari keindahan yang telah dituangkan dalam berbagai bentuk kesenian
(seni rupa, seni suara maupun seni pertunjukan) yang nantinya dapat menjadi
bagian dari suatu kebudayaan yang dapat dibanggakan. Kawasan keindahan bagi
manusia sangat luas, seluas keanekaragaman manusia dan sesuai pula dengan
perkembangan peradaban teknologi, sosial, dan budaya. Karena itu dapat
dikatakan, bahwa keindahan merupakan bagian hidup manusia. Keindahan tak dapat
dipisahkan dari kehidupan manusia. Dimanapun kapan pun dan siapa saja dapat
menikmati keindahan.
Keindahan
identik dengan kebenaran. Karena itu hanya tiruan lukisan Monalisa yang tidak
indah, karena dasarnya tidak benar. Sudah tentu kebenaran disini bukan
kebenaran ilmu, melainkan kebenaran menurut konsep dalam seni. Dalam seni, seni
berusaha memberikan makna sepenuh-penuhnya mengenai obyek yang diungkapkan.
E. Cara untuk Mengetahui Suatu Keindahan
1. Renungan
Renungan berasal dari
kata renung, merenung artinya dengan diam-diam memikirkan sesuatu, atau
memikirkan sesuatu dengan dalam-dalam. Renungan adalah hasil merenung. Setiap orang pernah merenung. Sudah tentu kadar
renungannya satu sarna lain berbeda, meskipun obyek yang direnungkan sama,
lebih pula apabila obyek renungannya berbeda. Jadi apa yang direnungkan itu
bergantung kepada obyek dan subyek.
Dalam merenung untuk menciptakan seni
ada beberapa teori. Teori-teori itu ialah:
A. TEORI PENGUNGKAPAN
Dalil dari teori ini ialah bahwa “Art is
an expression of human feeling” (seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan
manusia). Teori ini terutama bertalian dengan apa yang dialami oleh seorang
seniman ketika menciptakan suatu karya seni.
B. TEORI METAFISIK
Teori seni yang bercorak metafisis merupakan salah satu teori yang tertua,
yakni berasal dari Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas
estetik filsafat, konsepsi keindahan dan teori seni.
C. TEORI PSIKOLOGIS
Teori-teori metafisis dari para filsuf
yang bergerak diatas taraf manusiawi dengan konsepsi-konsepsi tentang ide
tertinggi atau kehendak semesta umumnya tidak memuaskan, karena terlampau
abstrak dan spekulatif. Misalnya berdasaikan psikoanalisa dikemukakan teori
bahwa proses penciptaan seni adalah pemenuhan keinginan-keinginan bawah sadar
dari seseorang seniman.
2. Keserasian
Keserasian berasal dari
kata serasi, dari kata dasar rasi artinya cocok, sesuai, atau kena
benar. Kata cocok sesuai atau kena mengandung unsur pengertian perpaduan,
ukuran dan seimbang.
Keserasian
identik dengan keindahan. Sesuatu yang serasi tentu tampak indah dan yang tidak
serasi tidak indah. Karena itu sebagian ahli berpendapat bahwa keindahan ialah
sejumlah kualitas pokok tertentu yang terdapat pada suatu hal.
Contohnya :
1. Kemampuan menata dekorasi dalam rumah, rias pengantin,
cara berpakaian, ataupun taman dengan aneka warna bunga. Dalam penataan itu
terdapat keterpaduan beberapa kualitas, yaitu ukuran, warna, tata letak,
susunan, macam bahan dalam satu komposisi yang cocok, sesuai dan pantas.
2. Dalam menata taman akan kelihatan serasi dan indah apabila taman ditata
dengan bunga-bunga yang indah maka orang akan memuji keserasian itu.
3. Sebuah musik yang di padu dengan nada dan irama yang indah, maka musik
tersebut akan menjadi jauh lebih indah maka orang akan memuji keindahannya.
3.Kehalusan
Kehalusan berasal dari
kata halus artinya tidak kasar (perbuatan) lembut, sopan, baik budi bahasanya, beradab. Kehalusan berarti
sifat-sifat yang halus.
Halus itu berarti suatu
sikap manusia dalam pergaulan baik dalam masyarakat kecil maupun dalam
masyarakat luas. Sudah tentu sebagai lawannya ialah sikap kasar atau sikap
orang-orang yang sedang emosi, bersikap sombong, bersikap kaku sikap orang yang
sedang bermusuhan. Oleh karena itu kehalusan dapat menunjukan nilai keindahan
seseorang dan sikap kasar bisa mengurangi nilai keindahan dari seseorang.
4.
Kontemplasi dan Ekstansi
Kontemplasi adalah suatu proses
bermeditasi, merenungkan atau berpikir penuh dan mendalam untuk mencari
nilai-nilai makna, manfaat, dan tujuan, atau niat hasil penciptaan.
Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasakan dan
menikmati sesuatu yang indah.Manusia menciptakan berbagai macam peralatan untuk memecahkan rahasia
gejala alami tersebut. Semuanya ini dilakukan dan hanya bisa terjadi
berdasarkan resep atau pemikiran pendahuluan yang dihasilkan oleh kontemplasi.
Siklus kehidupan manusia dalam lingkup pandangan ini menunjukkan bahwa
kontemplasi selain sebagai tujuan juga sebagai cara atau jalan mencari keserba
sempurnaan kehidupan manusia.
Langganan:
Postingan (Atom)